Pelatihan Kepemimpinan KAMMI Bandung Sebagai Upaya Mencetak Pemimpin Bangsa

Bandung – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (baca: KAMMI) Daerah Bandung, telah mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Pemuda Tingkat II pada tanggal 4 – 8 April 2017 di Sekolah Calon Bintara (baca : SECABA) Rindam III/ Siliwangi Bandung dengan Tema Revitalisasi Gelora Intelektual Pemuda Sebagai Perekat Bangsa. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas kader KAMMI khususnya dari segi intelektual dan kompetensi da’i (penyebar kebaikan) di bumi Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh kader KAMMI terbaik dari setiap daerahnya di seluruh Indonesia. Apresiasi yang diberikan oleh pejabat publik kota Bandung pun ikut dalam memeriahkan agenda ini. Dalam mengisi serangkaian Studium Generale pada pelatihan kepemimpinan nasional pemuda tingkat II, telah hadir Hj. Siti Muntamah (Wakil Ketua 1 TPPKK), H. Haris Yuliana, S. Pd. I., M. Ap (Wakil Ketua DPRD Jawa Barat), H. Edwin Senjaya, S. E., M. M (Wakil Ketua DPRD Kota Bandung), Teddy Setiadi, S. Sos (Wakil Ketua DPRD Kota Bandung), dan Dr Hj. Netty Prasetiyani ( Ketua P2TP2A Jawa Barat).

Pada pembukaan acara Pelatihan kepemimpinan nasional pemuda tingkat II yang diresmikan oleh Hj. Siti Muntamah, ketua umum KAMMI daerah Bandung menyampaikan bahwa “Ketakutan yang harus dimiliki oleh seorang muslim dalam berjamaah adalah jangan meninggalkan generasi yang lemah. Lemah dalam keimanan dan ketaqwaan, lemah dalam bidang keilmuan, dan lemah dalam pergerakan”. Itulah yang menjadi dasar adanya pelatihan tersebut. Karena bagi KAMMI, kadernya adalah aset yang sangat berharga untuk mencapai tujuannya. Terlebih dengan tagline “jayakan Indonesia 2045” yang senantiasa menjadi motivasi KAMMI.

Pelatihan yang diagendakan selama 5 hari itu dilaksanakan dengan tertib dan aman. Kemudian,diakhir penutupannya agenda pelatihan kepemimpinan nasional pemuda tingkat II di tutup di gedung Pakuan sebagai tempat kediaman Gubernur Jawa Barat. Penutupan ini dihadiri oleh Ketua Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dr. Dewi Sartika,M.Si. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bagaimana kondisi ketahanan keluarga khususnya di Provinsi Jawa Barat yang dengan berbagai problematikanya, ini harus menjadi perhatian kita semua. Terutama bagi pemuda sebagai agen utama perubahan dan tulang punggung suatu negara. (MI/Sosmasy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*