BORN WITHOUT LEGS — Oscar Pstorius (Tokoh Dunia Berpengaruh Versi Time)

Buku ini saya beli saat pemeran buku Islamic Book Fair di Braga, saat itu terpana pada sebuah buku yang sebenarnya tidak terlalu bagus, dan tertarik karena berkaitan dengan spes yang saya ambil di jurusan saya yaitu Pendidikan Khusus.
Singkat cerita saya mengkhususkan waktu untuk membaca buku itu dan di pendahuluan buku itu di tulis ”pecundang sejati bukanlah orang terakhir yang melintasi garis akhir. Pecundang sejati adalah orang yang duduk di pinggir, orang yang bahkan tidak berusaha untuk bersaing” itulah kata yang ditulis oleh ibu Oscar ketika oscar masih bayi yang akan diberikan untuk Oscar ketika sudah dewasa.
“saya selalu ingin ambil bagian dalam semua hal. Saya ingin berlari, berenang, bermain kriket dan rugby, mengendarai mobil , sepeda motor. Saya ingin menjalani hidup seperti orang normal. Sesungguhnya saya tidak pernah menganggap diri saya cacat.” Begitulah kata Oscar. Begitulah Oscar, seperti dia seharusnya. Sempurna untuk dirinya sendiri.
Semua keluarga Oscar dibesarkan dengan aturan keras “TIDAK BOLEH ADA YANG MENGATAKAN SAYA TIDAK BISA”, mungkin itu salah satu aturan yang membuat keluarga Oscar istimewa.
Kisah hidup Oscar berawal dari kelahirannya yang tidak seperti anak biasanya. Oscar terlahir tanpa sebuah tulang yang penting di setiap kaki, yaitu tulang betis. Namun Oscar termasuk orang yang beruntung karena dikelilingi oleh orang tua yang sangat luar biasa. Orangtua yang tidak pernah merasa malu atau canggung ketika membahas mengenai kondisi Oscar, baik kepada keluarganya, saudara-saudaranya, teman dan kenalan yang mengunjungi rumah, bahkan pada Oscar sendiri.
Ayah Oscar termasuk memang orang tua yang berpendidikan dia banyak sekali membaca dan melakukan penelitian mengenai kondisi Oscar dan mendengar dengan seksama semua penjelasan yang disampaikan oleh semua ahli. Begitupun dengan ibu Oscar menyayangi semua anaknya dan tidak membeda-bedakan.
“kau adalah anak yang percaya diri, kuat dan ceria. Sheila seperti ibu-ibu lainnya sesuai naluri nya mencoba untuk membantumu dan selalu ada untukmu kapan pun kau mendapatkan kesulitan. Aku berusaha untuk menghentikannya karena kurasa dengan menolongmu dia akan membawa lebih banyak kerugian daripada kebaikan untukmu. Aku jauh lebih keras terhadapmu karena aku tahu kau harus mandiri”begitulah kata ayah Oscar Henk
Ayah oscar berkata bahwa Oscar seorang anak yang memandang hidup tanpa beban.
Nilai positif dari orang tua Oscar adalah sikap yang ditunjukan dan diberikan kepada orcar. Persolan pada setiap ABK adalah tentang sikap dan sering kali sikap orangtua terhadap anaknya, dan bukan sikap anak terhadap orang tuanya yang menyebabkan masalah.
Oscar seorang atlit yang bukan mencari kemenangan pada setiap perlombaan. Namun yang ia lakukan adalah melawan dirinya sendiri, bersaing dengan dirinya sendiri.
Kisah hidup Oscar Pstrius, salah satu kisah yang menginspirasi bagaimana ia memaksimalkan kemampuan yang ada dalam dirinya, ia bersaing melawan dirinya melawan kepesimisan, keraguan, ketakutan, dan hal-hal negatif yang muncul dalam dirinya.

Oleh : Erf (Staff DPK KAMMI Bandung 2016-2018)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*